Music

Jumat, 05 Oktober 2012

MARAKNYA TAWURAN ANTAR PELAJAR




MARAKNYA TAWURAN ANTAR PELAJAR

Akhir - akhir ini sering sekali kita menjumpai di berbagai media sosial baik di surat kabar maupun lewat berita di televisi berita tentang maraknya tawuran pelajar antar sekolah. Memang benar tawuran antar pelajar ini bukan hanya sekali atau dua kali saja terjadi, tetapi tawuran ini sudah sering sekali terjadi khususnya di daerah ibu kota Jakarta yang sudah banyak sekali memakan korban. 
Pekan lalu tawuran terjadi lagi antara SMA 70 Jakarta dan SMA 6 Jakarta. Entah apa motif tawuran antara kedua sekolah tersebut, mereka saling serang dengan menggunakan senjata tajam yang mereka pegang. Hingga akhirnya tawuran tersebut sampai memakan korban hingga meninggal akibat terkena sabetan senjata tajam (arit).
Mungkin sudah seharusnya budaya tawuran antar pelajar ini kita selesaiakan secara bersama. Karena tawuran pelajar ini bukan hanya bisa merugikan para siswa tetapi juga masyarakat sekitar juga bisa terkena imbasnya. Apalagi jika tawuran itu sampai memakan korban jiwa, itu sih bukan suatu kenakalan remaja lagi melainkan sudah tindakan kriminal.
Mungkin di tulisan ini saya akan mencoba memberikan sedikit TIPS agar tawuran antar pelajar ini tidak terjadi lagi.
1.      Membangun moral itu sangat penting. Pelatihan moral itu mesti dibekali oleh orang tua siswa dari rumah.
2.    Pendidikan Akhlak harus di tekankan kepada siswa. Karena persoalan apapun solusi terbaiknya adalah perbaiki Akhlak
3.      Pihak sekolah juga harus meningkatkan kedisplinan kepada para siswa. Jika siswanya terlibat tawuran, siswanya harus di tindak dengan tegas. Lebih sering ada pertemuan orangtua, guru dan pihak sekolah yang diwadahi oleh komite sekolah untuk  memprogramkan kegiatan siswa yang menarik.
   


    SUMBER FOTO : www.google.com








Kamis, 07 Juni 2012

Kenapa Albert Einstein melet waktu di foto ?










Kira-kira kenapa ya Einstein melet waktu di foto? Ini ternyata foto beneran lho. Mau tahu?

Yah, inilah pertanyaan banyak orang mengenai foto tersebut. Sebagian orang menganggap bahwa agar genius, maka kita harus mengeluarkan lidah dengan rambut yang acak-acakan. Hm…hanya mitos.. 

Sebenarnya pada saat itu, Albert Einstein dan Aydelotte baru saja pulang dari acara penghargaan Einstein. Meskipun Einstein sudah duduk di kursi mobil, masih saja reporter dan fotografer mengejar dia. Para wartawan berusaha menahan Einstein, dan Einstein berteriak : “Ini cukup. Ini cukup!”. Namun dasar wartawan, tetap saja mengajukan pertanyaan dan para fotografer terus mengambil gambarnya bersama kerabatnya. Ketika wartawan meminta kesediaan Einstein untuk mengabadikan foto ulang tahunnya, akhirnya iapun menjadi letih dan kesal, lalu ia menjulurkan lidahnya, dengan nada mengejek. Pada saat itu, Arthur Sasse sempat mengabadikan foto Einstein tersebut.

Meskipun demikian, Einstein sangat menyukai foto itu.  Ia memotong foto tersebut, sehingga hanya tampak dia sendiri (tanpa memunculkan Aydelotte dan istrinya). Einsteinpun memperbanyak foto tersebut dan mengirim ke teman-temannya.


sumber : @terselubung


Kamis, 17 Mei 2012

7 Rahasia Sukses Mark Zuckerberg Pendiri Facebook

Mark Zuckerberg mengguncang dunia setelah mendirikan Facebook pada tahun 2004. Facebook tak hanya mengubah cara orang berkomunikasi tetapi juga membuat pendirinya kaya raya. Apa rahasia sukses Mark Zuckerberg, sang pendiri Facebook?
Ada sejumlah kunci suksesnya yang ditelaah oleh para ahli pengembangan bisnis, 7 di antara adalah sebagai berikut:
1. Mimpi.

Facebook didirikan bukan secara kebetulan. Zuckerberg merancangnya mulai dari mimpi. "Kami membangun sesuatu yang kami pikir bagus. Kami ingin membantu orang berbagi foto, video, dan berbagi pesan satu sama lain," ujarnya.

2. Berpikir Besar

Meski awalnya "proyek" kampus, Zuckerberg, berpikir bahwa dengan Facebook cara berkomunikasi orang akan berubah. "Dengan memberi orang kekuatan untuk berbagi, kami membuat dunia lebih transparan," ujarnya.

3. Mulailah dari Kecil

Beruntunglah di zaman teknologi informasi ini karena suatu usaha bisa dimulai dari ukuran kecil tanpa kehilangan gema besarnya. Tak perlu menunggu modal besar untuk memulainya. Bisnis sukses seperti yang dilakukan Bill Gates (Microsoft) dan Steve Jobs (Apple) dimulainya juga dari kecil (garasi rumah). Begitu juga dengan Mark Zuckerberg yang mulai membangun Facebook dari kamarnya yang kecil.

4. Percaya pada Diri Sendiri

Memulai bisnis tentu bukan pekerjaan mudah. Namun bekal pengetahuan dan kemampuan bisa mempermudahnya. Percaya pada kemampuan diri sendiri menjadi hal paling penting. "Saya memulai bisnis website ketika masih 19 tahun. Saya tak tahu apa-apa soal bisnis. Tetapi kunci simpelnya adalah, jika kita memulainya dari sesuatu yang lebih mudah, kita pasti bisa membuat suatu progress (kemajuan)," katanya. Jadi mulailah dari hal yang paling mudah, jangan tinggal diam.

5. Ikuti Gairah

Pekerjaan apa yang membuat kita bergairah? Di situlah bakal sukses kita berada. Zuckerberg begitu menyukai duduk berlama-lama di depan komputer sejak anak-anak untuk membuat suatu program. Gairah itu ia pelihara hingga kuliah. Kendatipun ia drop-out, bukan berarti gairahnya berkurang. Justru ia makin tertantang hingga lahirlah Facebook.

6. Tekun dan Fokus

Fokuslah pada impian kita dan tekunlah mengerjakannya. Jangan cepat menyerah karena tak ada sukses yang didapat dengan mudah, termasuk prestasi ajaib yang diraih Zuckerberg dalam membangun Facebook. "Orang berpikir bahwa kami membangunnya seperti fiksi. Padahal kami harus bekerja keras. Kami duduk di depan komputer selama enam tahun untuk membuat kode," katanya.

7. Tak Perlu Takut Menghadapi Para Raksasa

Zuckerberg memulai Facebook dengan impian website itu akan jadi jantung industri internet. Padahal saat itu sudah ada raksasa yang sulit digoyahkan, yaitu Google. Namun selalu ada jalan baru, model baru, atau peluang baru yang belum digarap pihak lain. Karena itu tak perlu takut memulai hal yang baru dan bersaing menghadapi raksasa. Selama kita yakin apa yang dilakukan adalah sesuatu hal baru dan potensial menjadi raksasa, tak perlu takut memulainya. Keberanian adalah modal utama orang-orang sukses. Buktinya, meski sudah ada raksasan, Facebook tumbuh menjadi raksasa baru.

Nah, seperti apa impian Anda? Mulailah dari kecil, tekun menggarapnya, tetap jaga gairahnya, dan jangan takut bersaing. Sukses berada di depan kita






sumber : http://jejakorangsukses.blogspot.com/2012/01/7-rahasia-sukses-mark-zuckerberg.html

Rabu, 16 Mei 2012

Ketika Tuhan Menciptakan Indonesia

Suatu hari Tuhan tersenyum puas melihat sebuah planet yang baru saja diciptakan- Nya. Malaikat pun bertanya, "Apa yang baru saja Engkau ciptakan, Tuhan?" "Lihatlah, Aku baru saja menciptakan sebuah planet biru yang bernama Bumi," kata Tuhan sambil menambahkan beberapa awan di atas daerah hutan hujan Amazon. Tuhan melanjutkan, "Ini akan menjadi planet yang luar biasa dari yang pernah Aku ciptakan. Di planet baru ini, segalanya akan terjadi secara seimbang". 

Lalu Tuhan menjelaskan kepada malaikat tentang Benua Eropa. Di Eropa sebelah utara, Tuhan menciptakan tanah yang penuh peluang dan menyenangkan seperti Inggris, Skotlandia dan Perancis. Tetapi di daerah itu, Tuhan juga menciptakan hawa dingin yang menusuk tulang. 

Di Eropa bagian selatan, Tuhan menciptakan masyarakat yang agak miskin, seperti Spanyol dan Portugal, tetapi banyak sinar matahari dan hangat serta pemandangan eksotis di Selat Gibraltar. 

Lalu malaikat menunjuk sebuah kepulauan sambil berseru, "Lalu daerah apakah itu Tuhan?" "O, itu," kata Tuhan, "itu Indonesia. Negara yang sangat kaya dan sangat cantik di planet bumi. Ada jutaan flora dan fauna yang telah Aku ciptakan di sana. Ada jutaan ikan segar di laut yang siap panen. Banyak sinar matahari dan hujan. Penduduknya Ku ciptakan ramah tamah,suka menolong dan berkebudayaan yang beraneka warna. Mereka pekerja keras, siap hidup sederhana dan bersahaja serta mencintai seni." 

Dengan terheran-heran, malaikat pun protes, "Lho, katanya tadi setiap negara akan diciptakan dengan keseimbangan. Kok Indonesia baik-baik semua. Lalu dimana letak keseimbangannya? " Tuhan pun menjawab dalam bahasa Inggris, "Wait, until you see the idiots I put in the government." (tunggu sampai Saya menaruh 'idiot2' di pemerintahannya) 

sumber : Terselubung

Rabu, 25 April 2012

Desain Aplikasi Mesin Minuman


Tampilan Interface Menu pada Monitor  






     Tampilan Mesin Minuman





Flowchart



Langkah - langkah kerja penggunaan mesin minuman
1. Tukarkan uang kertas dengan uang koin dengan nilai nominal Rp.2500
2. Setelah itu masukkan ke lima koin tersebut ke dalam mesin minuman ke tempat koin yang sudah disediakan.
3. Didalam tampilan menu interface terdapat tombol angka untuk memilih minuman yang akan kita pilih / di beli. Misalnya kita memilih tombol angka 5, maka minuman yang akan keluar adalah Fanta.
4. Setelah memilih tombol OK, maka minuman kaleng tersebut akan keluar di tempat pengeluaran minuman.





ANALISA DESAIN MESIN MINUMAN

A.           Faktor Psikologi
Di dalam desain mesin aplikasi kita dimudahkan dalam suatu pembelian produk minuman dimana suatu  konsumen hanya memasukan suatu koin lalu jenis minuman yang kita inginkan akan keluar pada mesin minuman tersebut. Desain tampilan mesin minuman ini memberikan dampak psikologis yang baik, karena mesin tersebut sangat mudah di gunakan.


B.            Faktor Ergonomis
Meliputi bagaimana tampilan interface pada penempatan menu-menu di mesin minuman otomatis tersebut. Penempatan menu - menu pada halaman utama tersebut adalah berisi tentang jenis – jenis minuman yang tersedia pada mesin minuman.  Dimana setiap pembelian satu minuman kita harus memasukan 5 koin dengan nominal Rp.2500. Penempatan tata letak sebuah objek pada tampilan interface tersebut saya rasa juga sudah cukup baik. Penggunana warna background pada menu tersebut menggunakan warna yang tidak terlalu mencolok dan merupakan kombinasi yang baik untuk tampilan sederhana dan tidak akan menjenuhkan pengelihatan pada mata..

C.            Faktor Kecerdasan Buatan
Perancang tampilan menu interface ini sudah memberikan konsep yang baik. Sesuai dengan tujuan untuk mempermudahkan konsumen dalam membeli suatu minuman. Semua menu yang terdapat di dalam mesin minuman ini sudah jelas, dimana kita harus menekan tombol sesuai nomor urutan minuman pada tampilan interface. Serta penempatan peletakan koin dan tempat pengambilan minuman juga sudah baik peletakannya.

D.           Faktor Teknik Penulisan
Pada desain mesin apilikasi, interface yang ditampilkan ukuran penulisan (font size) sudah dibuat dengan baik dan benar tidak menggunakan ukuran penulisan yang terlalu kecil, tetapi tidak terlalu besar juga. Untuk pewarnaan pada penulisan juga tidak menggunakan warna-warna yang mencolok. Karena warna dapat meningkatkan interaksi hanya jika implementasinya mengikuti prinsip dasar dari penglihatan warna oleh manusia.

E.            Faktor Rekaya Perangkat Lunak
Desain mesin apikasi ini juga membuat tampilan menu yang simpel, minimalis, dan jelas lansung tertuju kepada apa yang kita cari. Pada tampilan menu terdapat layar touchscreen yang memudahkan penggunanya dalam memilih minuman.

F.             Faktor Multimedia
Pada tampilan interface yang terdapat di LCD ada beberapa Animasi gambar serta screensaver yang digunakan adalah dimana pada tampilan desain terdapat tulisan ucapan terimakasih atas pembelian produk.


Rabu, 28 Maret 2012

probabilitas


1.1  Konsep Dasar Sampling

1.1.1 Pengertian Populasi, Sampel, Parameter, dan Statistik

a.         Populasi
Populasi adalah seluruh objek yang ingin diketahui besaran karakteristiknya. Atau Populasi juga bisa diartikan sebagai Jumlah keseluruhan dari satuan-satuan atau individu-individu yang karakteristiknya hendak diteliti. Dan satuan-satuan tersebut dinamakan unit analisis, dan dapat berupa orang-orang, institusi-institusi, benda-benda, dll.

b.      Sampel
Sampel adalah bagian sebuah objek populasi yang memiliki karakteristik sama dengan karakteristik populasinya, yang ingin diketahui besaran karakterisitiknya. Pengertian Sampel menurut Wikipedia Sampel merupakan bagian dari populasi yang ingin diteliti dipandang sebagai suatu pendugaan terhadap populasi, namun bukan populasi itu sendiri. Sampel dianggap sebagai perwakilan dari populasi yang hasilnya mewakili keseluruhan gejala yang diamati
Contoh  soal penggunaan Sampel dan populasi :
Pimpinan Bumi Mataram Supermarket ingin mengetahui tanggapan para pelanggan atas layanan yang diberikannya, yaitu layanan pengiriman barang belanja. Untuk itu pihak Bumi Mataram Supermarket meminta 50 orang pelanggan yang pelanggan yang berkunjung pada minggu terakhir bulan Desember untuk mengisi sebuah daftar yang memuat beberapa pertanyaan. Selanjutnya hasil akan digunakan untuk menaksir tanggapan seluruh pelanggannya.
Dalam contoh diatas Populasinya adalah seluruh pelanggan yang berkunjung selama minggu terakhir bulan Desember. Sedangkan Sampelnya adalah kelimapuluh pelanggan yang menerima daftar pertanyaan.
c.       Parameter
Parameter atau lengkapnya parameter populasi adalah ukuran-ukuran tertentu yang digunakan sebagai penggambaran suatu populasi.

d.      Statistik
Statistik atau statistik sampel adalah ukuran-ukuran tertentu yang digunakan untuk suatu sampel.




1.1.2    Manfaat Sampling
Berikut ini adalah beberapa manfaat Sampling :
a.    Menghemat biaya penelitian.
b.    Menghemat waktu untuk penelitian.
c.    Dapat menghasilkan data yang lebih akurat.
d.   Memperluas ruang lingkup penelitian.

1.1.3    Metode Sampling
1.         Probability Sampling

a.         Simple Random Sampling
Sampling acak sederhana adalah teknik pengambilan sampel dimana sampel diambil berdasarkan tabel bilangan acak.
• Pengundian menggunakan nomor anggota sebagai nomor undian
• Menggunakan table angka random (bilangan acak) berdasarkan nomor anggota 
Syarat Penggunaan Metode Simple Random Sampling:
• Sifat populasi adalah homogen
• Keadaan anggota populasi tidak terlau tersebar secara geografis
• Harus ada kerangka sampling (sampling frame) yang jelas
·  Kebaikan : Prosedur penggunaannya sederhana
·  Kelemahan: Persyaratan penggunaan metode ini sulit dipenuhi

b.         Stratified Random Sampling
Sampling stratifikasi adalah sebuah teknik pengambilan sampel dimana populasi di bagi-bagi . populasi yang antar sub populasi heterogen. Karena sub populasi heterogen, pada setiap sub polulasi ada yang diambil sebagai sampel
                   Syarat Penggunaan Metode Stratified Random Sampling:
•  Populasi mempunyai unsur heterogenitas
• Diperlukan kriteria yang jelas dalam membuat stratifikasi/lapisan sesuai dengan unsur  heterogenitas yang dimiliki
• Harus diketahui dengan tepat komposisi jumlah anggota sampel yang akan dipilih (secara proporsional atau disproporsional)
·  Kebaikan : Semua ciri-ciri populasi yang heterogen dapat terwakili
·  Kelemahan: Memerlukan pengenalan terhadap populasi yang akan diteliti untuk menentukan ciri  heterogenitas yang ada pada populasi

c.         Cluster Sampling
teknik pengambilan sampel dimana pemilihan mengacu pada kelompok bukan pada individu. Cara seperti ini baik sekali utk dilakukan apabila tak terdapat atau sulit menentukan/menemukan kerangka sampel meski dapat juga dilakukan pada populasi yg kerangka sampel sudah ada.
• Populasi dikelompokkan menjadi sub-sub populasi secara bergrombol (cluster)
• Dari sub populasi selanjutnya dirinci lagi menjadi sub-populasi yang lebih kecil
• Anggota dari sub populasi terakhir dipilih secara acak sebagai sampel penelitian

2.         Non Probability Sampling

a.       Quota Sampling
Teknik sampling ini dilakukan dengan cara pertama-tama menetapkan berapa besarnya jumlah sampel yang diperlukan. Biasanya yang dijadikan sample penelitian adalah subjek yang mudah ditemui sehingga memudahkan pula proses pengumpulan data. Kemudian menetapkan banyaknya jatah atau quotum, maka jatah atau quotum itulah yang dijadikan dasar untuk mengambil unit sampel yang diperlukan .

·       Kelebihan : Mudah dan cepat digunakan
·       Kelemahan: Penentuan sampel cenderung subyektif bagi peneliti

b.      Accidental Sampling
Metode yang proses pengambilan sampelnya cukup dengan mengambil siapa saja yang boleh observasi di lapangan sesuai kebutuhan studi.
Dalam penelitian bisa saja terjadi diperolehnya sampel yang tidak direncanakan terlebih an secara kebetulan, yaitu unit atau subjek tersedia bagi peneliti saat pengumpulan data dilakukan
·      Kelebihan : Mudah dan cepat digunakan
·       Kelemahan: Jumlah sampel mungkin tidak representative karena tergantung hanya pada anggota sampel yang ada pada saat itu

c.       Purposive sampling atau judgmental sampling               
Penarikan sampel secara purposif merupakan cara penarikan sample yang dilakukan memiih subjek berdasarkan kriteria spesifik yang ditetapkan peneliti berdasarkan ciri atau sifat-sifat populasi yang sudah diketahui sebelumnya.
1.1.4    Konsep Sampling
Berikut ini adalah Konsep-konsep sampling :
a.    Unit sampling adalah suatu elemen atau elemen-elemen atau unsur yang tersedia untuk dipilih menjadi anggota sampel melalui bebrapa tahap proses sampling.
b.    Kerangka sampling adalah sebuah daftar yang memuat seluruh unit sampling pada suatu tahap proses sampling. Kerangka sampling dapat berupa, misalnya daftar mahasiswa yang terdaftar dalam semester tertentu; daftar nama yang ada didalam buku telepon, dan lain sebagainya.
c.    Populasi kajian adalah keseluruhan objek yang ingin diketahuigambarnnya yang dari populasi tersebut sampel secara nyata akan diambil.

1.1.5 Proses Sampling
        Beberapa tahap dalam proses sampling adalah sebagai berikut :
a.    Penentuan populasi yang meliputi penetuan elemen, unit sampling, dan dimensi waktu
b.    Identifikasi kerangka sampling yang dari kerangka sampling tersebut sampel akan ditarik.
c.    Memutuskan ukuran sampel yaitu beberapa banyak elemen yang dipilih untuk menjadi anggota sampel yang dipilih.
d.   Pemilihan prosedur sampling. Tepatnya bagaimana keputusan dibuat dalam menetapkan sampel
e.    Pemilihan sampel.

Kesalahan Sampling dan kesalahan non-Sampling
1.    Kesalahan Sampling
Kesalahan ini terjadi disebabkan oleh kenyataan adanya pemeriksaan yang tidak lengkap tentang populasi dan penelitian hanya berdasarkan sample. Perbedaan antara hasil sample dan hasil yang akan dicapai jika prosedur yang sama digunakan dalam sampling juga sensus dinamakan kesalahan sampling. Cara mengontrol kesalahan tersebut dengan jalan mengambil sample berdasarkan sample acak dan memperbesar ukuran sample.

2.    Kesalahan Non-Sampling
Beberapa penyebab kesalahan non sampling adalah:
a.    Populasi tidak didefinisikan sebagaimana mestinya
b.    Populasi yang menyimpang dari populasi yang seharusnya dipelajari
c.    Angket tidak dirumuskan sebagaimana mestinya yang memenuhi standar validitas
d.    Istilah-istilah yang telah didefinisikan kurang tepat atau dipergunakan secara tidak konsisten
e.    Para responden tidak memberikan jawaban yang akurat.
f.     Kesalahan mencatat data, melakukan tabulasi dan melakukan perhitungan
perhitungan


1.2 Distribusi Sampling
Distribusi Sampling rata-rata adalah distribusi probabilitas untuk nilai-nilai yang dapat terjadi dari rata-rata sampel yangdidasarkan pada sejumlah sampel tertentu. apabila jumlah sampel n, rata-rata populasi µ, rata-rata sampel akan bervariasi dari sampel ke sampel yang lain. Nilai harapan E(x) dan deviasi standar distribusi rata-rata lebih dikenal dengan istilah kesalahan standar rata-rata.

1.      Konsep dasar pengujian hipotesis
Dalam statistik, hipotesis dapat diartikan sebagai pernyataan statistik tentang parameter populasi. Statistik adalah ukuran-ukuran yang dikenakan pada sampel (x = rata-rata, s = simpangan baku, s2 = varians, r = koefisien korelasi). dan parameter adalah ukuran-ukuran yang dikenakan pada populasi (μ rata-rata, σ = simpangan baku, σ2 = varians, ρ = koefisien korelasi). Dengan kata lain, hipotesis adalah taksiran terhadap parameter populasi, melalui data-data sampel. Penelitian yang didasarkan pada data populasi, atau sampling total, atau sensus dengan tidak melakukan pengujian hipotesis statistik dari sudut pandang statistik disebut penelitian deskriptif.
Terdapat perbedaan mendasar pengertian hipotesis menurut statistik dan penelitian. Dalam penelitian, hipotesis diartikan sebagai jawaban sementara terhadap rumusan masalah penelitian. Rumusan masalah tersebut bisa berupa pernyataan tentang hubungan dua variabel atau lebih, perbandingan (komparasi), atau variabel mandiri (deskripsi). Disini terdapat perbedaan lagi pengertian deskriptif dalam penelitian dan dalam statistik. Seperti telah dikemukakan, deskriptif dalam statistik adalah penelitian yang didasarkan pada populasi (tidak ada sampel), sedangkan deskriptif dalam penelitian menunjukkan tingkat eksplanasi yaitu menanyakan tentang variabel mandiri (tidak dihubungkan dan dibandingkan).
Dalam statistik dan penelitian terdapat dua macam hipotesis, yaitu hipotesis nol dan alternatif. Pada statistik, hipotesis nol diartikan sebagai tidak adanya perbedaan antara parameter dengan statistik, atau tidak adanya perbedaan antara parameter dengan statistik, atau tidak adanya perbedaan antara ukuran populasi dan ukuran sampel. Dengan demikian hipotesis yang diuji adalah hipotesis nol, karena memang peneliti tidak mengharapkan adanya perbedaan data populasi dengan data sampel. Selanjutnya hipotesis alternatif adalah lawannya hipotesis nol, yang berbunyi adanya perbedaan antara data populasi dengan data sampel.

2.    Uji Chi Kuadrat adalah pengujian hipotesis mengenai perbandingan antara :

frekuensi observasi/yg benar-benar terjadi/aktual dengan frekuensi harapan/ekspektasi
Pengertian Frekuensi Observasi dan Frekuensi Harapan

frekuensi observasi (o)             nilainya didapat dari hasil percobaan             
frekuensi harapan (e)                nilainya dapat dihitung secara teoritis

Refrensi :
Subiyakto, Haryono 1994 Statistik 2 Jakarta: Gunadarma
Iriawan, Nur Minitab 14 Yogyakarta: Andi